Lagi, Sastra Kalimalang Gelar Panggung Terapung!


Komunitas Sastra Kalimalang kembali menggelar Panggung Terapung di Kalimalang dekat Unisma (Universitas Islam 45) Jln Cut Meutia Bekasi, Minggu (08/07/2012). Acara ini akan dibuka sejak 08.00 pagi, yaitu melakukan aksi bersih kali dan penanaman pohon di bantaran Kalimalang. Pembicaraan tentang lingkungan juga digelar bertema “Peran Masyarakat dalam Menciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat” yang diibuka pada siangnya. Sore hingga malam, Panggung Terapung diisi penuh dengan pentas seni.


“Panggung Terapung sudah ditunggu-tunggu masyarakat. Ini program rutin tiga bulanan kami,” kata Ane Matahari, penggagas Sastra Kalimalang.

Beberapa orang seniman ternama turut tampil di Panggung Terapung seperti Abdul Hadi WM (penyair), Irman Syah (penyair), Joko Wasis dan Agoes Jolly (pelukis). Mereka akan unjuk gigi di atas air. Ada lagi maestro pantun Bekasi, Guntur Elmogas. Selain itu, teman-teman jalanan dan sanggar seni tradisional di Bekasi pun ikut meramaikan pesta seni rakyat ini. Untuk artistik, Komunitas Bekasi Foto turut memamerkan karya-karya potret humanisnya.

“Kami tetap mengangkat lokalitas. Pantun Kong Guntur yang dibacakan sejak Panggung Terapung pertama, alhamdulillah, hari ini mulai dikenal masyarakat,” lanjut Ane.

Panggung Terapung 3 adalah perwujudan dari puisi-puisi masyarakat yang terangkum di halaman budaya Radar Bekasi mereka kumpulkan secara teratur. Kegelisahan terhadap menurunnya nilai-nilai kebangsaan coba dibangkitkan kembali lewat kesenian. Fenomena perseteruan antarsuku, ras, maupun agama yang akhir-akhir ini terjadi di Bekasi turut memacu Sastra Kalimalang untuk mencairkannya. apalagi, Bekasi baru saja mendapat julukuan dengan predikat kota terkotor.
“Semoga jalur kesenian bisa menjadikan masyarakat Bekasi cerdas, bersih dan berbudaya,” tutup Ane.(Zal)

1 comment:

  1. Senang rasanya bisa berkunjung ke website anda" mudah-mudahan
    infonya bermanfaat Terimakasih sudah berbagi

    ReplyDelete

SILAHKAN TINGGALkAN TANGGAPAN DI SINI