BEDAH KITAB PUISI "ROHMANTIK"
Sastrawan nasional Irman Syah, asal
Sumatra Barat, melakukan perjalanan budaya selama 3 hari, sejak 22-24 Februari
2020 di tiga titik penting dalam perjalanan kretifnya, yaitu Payakumbuh,
Kayutanam, dan Padang.
Perjalanan kultural dengan moto
“Poelang Kampus, Poelang ke Ragi ini diisi dengan perbincangan-diskusi
bedah buku puisi “Rohmantik” karya Irman Syah (JBS, 2019), dan diikuti
dengan pembacaan puisi dan penampilan pertunjukan seni.
Perjalanan kreatif dimulai di Kota
Patakumbuh pada Sabtu siang, 22 Februari 2020, Komunitas Seni Intro membuka
diskusi dengan bedah buku puisi “Rohmantik”, pembicara Romi Zarman dan Yeni
Purnama Sari yang dijanangi Ilham Yusardi. Bedah buku ini dilaksanakan di
Sekretariat Komunitas Intro Padang Tangah, Kota Payakumbuh.
Untuk penampilan pertunjukan seni
digelar di di Lawang Kafe, Limapuluh Kota, Sabtu malam (22/2/2020) dengan
penampil baca puisi Sulaiman Juned, Indra Muhidin, Refdinal Muzan, Iyut Fitra,
Muhammad Subhan, Okta Piliang, Adri Sandra, Ikhawanul Arif, Gus tf, S Metron M,
dan penampilan Kelompok Legusa untuk musik puisi.
Perjalanan Irman Syah dilanjutkan
pada Minggu siang di Ruang Pendidikan INS Kayu Tanam, Padang Pariaman dengan
kegiatan serupa bersama siswa-siswa di sekolah yang didirikan tokoh pendidikan
Muhammad Sjafei pada pada 31 Oktober 1926 lalu. Irman Syah sendiri tentu punya
kenangan khusus terhadap INS Kayu Tanam ini karena pernah mengabdi sebagai guru
sastra selama lima tahun (1993-1998).
“Diskusi bersama dengan siswa-siswa
INS Kayu Tanam tentu punya makna khusus bagi diri saya. Saya pernah memberikan
ilmu yang saya punya di sekolah ini selama lina tahun. Kegiatan di Ruang
Pendidikan INS Kayu Tanam barangkali penuh emosional karena mereka, siswa-siswa
yang bersama saya waktu itu sekarang sudah eksis dengan pilihan hidupnya,”
terang Irman Syah kepada sumbarsatu, Kamis (20/2/2020).
Pada Minggu malamnya, Irman Syah akan
dijamu di Kedai Buku Teroka Padang. Sebuah kedai buku dan penerbitan, sekaligus
ruang diskusi publik, yang didirikan para anak muda yang menaruh perhatian pada
pemikiran kebudayaan di jalur utama Kampus Limau Manih Unand ini, membedah
kitab puisi “Rohmantik” dengan narasumber Esha Tegar Putra dan moderator Nasrul
Azwar. Sebelum bedah kitab puisi ini, ditampilkan pertunjukan seni dan baca
puisi.
Esoknya, pada Senin (24/2/2020), pagi
hingga siang diskusi dan bedah buku di Ruang Seminar Fakultas Ilmu Budaya
(FIB) Unand. Pada malamnya, pertunjukan seni di Medan Nan Balinduang FIB
Universitas Andalas.
Irman Syah merupakan alumni kampus
ini. Saat itu bernama Fakultas Sastra. Kehadiran dirinya di FIB Unand
ini, menurutnya, seperti pulang kampus. (SSC/Thendra)
PERJALANAN BUDAYA IRMAN SYAH
KOTA PAYAKUMBUH
SABTU, 22 Februari 2020
- Diskusi/Bedah Buku Sabtu, 22 Februari 2020 di Komunitas Seni Intro Padang
Tangah, Kota Payakumbuh pukul 13.30-15.30
- Pembacaan Puisi/Performance Sabtu, 22 Februari 2020 di Lawang Café, waktu 20.00- 22.00
KAYUTANAM
MINGGU, 23 Februari 2020
- Diskusi/Penampilan Seni Minggu, 23 Februari 2020 di Ruang Pendidikan INS Kayu Tanam, pukul
13.30-15
KOTA PADANG
MINGGU, 23 Februari 2020 (MALAM)
- Diskusi/Bedah Buku Minggu, 23 Februari 2020 di Kedai Buku Teroka Padang, 20.00- 22.00.
Narasumber Esha Tegar Putra., Janang Nasrul Azwar
FIB UNAND
- Diskusi/Bedah Buku, Senin, 24 Februari 2020 di Ruang Seminar FIB Universitas Andalas,
pukul 13.00-15.00.
- Pembacaan Puisi/Performance Senin, 24 Februari 2020 di Medan Nan Balinduang FIB Universitas
Andalas, pukul 20.00- 22.00
(https://sumbarsatu.com/berita/22463-inilah-jadwal-perjalanan-budaya-sastrawan-irman-syah-di-sumbar)

No comments:
Post a Comment
SILAHKAN TINGGALkAN TANGGAPAN DI SINI