Amsal Kerinduan

tak banyak yang bakal kulayarkan padamu
selain perahu-perahu kecil malam hari
tempat untuk bermimpi
geletar ombak yang menggelegar adalah rasa
yang selalu terpelihara bagi malam-malammu
agar apa yang kuisyaratkan tentang 
kemajemukan makna dapat kau tangkap
dengan penuh kasih

selalu saja setiap berhadapan, kalimat yang terlanjur
itu bangkit lagi mengisi kemiskinan cinta
yang tergelar dari hari ke hari tanpamu

bunga angrek hatiku seakan lepas tangkai
begitu rindunya ia kaujabat
kemudian mengisi ruang tamu dengan ronanya
tanganmu yang lembut seakan jangkau-menjangkau hati 
dari mukim akar yang menyuburkannya

kalau saja itu sungguh
apalagi yang dapat kuucapkan padamu
selain pasrah di kelembutan penjajahan
yang kau gelar ke pucuk-pucuk zaman

tak banyak yang dapat kuucapkan padamu
selain setangkai harapan yang bisa saja tumbuh atau mati
sebelum pucuk:
tak ubahnya perjalanan waktu yang dapat mengubah
takdir begitu asingnya!

0 comments:

Post a Comment

SILAHKAN TINGGALkAN TANGGAPAN DI SINI