Kehidupan


kuberikan padamu kuntum ketulusan
sebagaimana telah kuberikan ia dulu 
pada perempuan yang tak siap memilikinya
rawatlah dengan jemarimu
kau bakal mendengar detak jantungnya
dengan lambaian kesetiaan
yang takkan pernah terlupakan

di pesisir tanjung ini 
pantai landai, masih kuingat
di samping sebuah pelabuhan kau ikatkan 
hati untuk berbagi
agar aku tak lagi menjemba cahaya 
kunang-kunang di lain pulau, lain dermaga
pelabuhan selalu saja simpang siur 
kapal-kapal
berlabuh dan berangkat

kau siramlah kuntum itu dengan peluk-tulusmu
menjelang pagi membunga kau bakal 
jumpa kupu-kupu 
bila sernyummu mekar sempurna
dan aku amat menyadari kau bergayut 
di ulu-hati
melupakan yang tak mampu kulupakan
kecuali kehidupan

2 comments:

  1. Syukurlah!!
    Akhirnya kau temukan tempat bertambat
    Kapalpun butuh berlabuh setelah badai tumpang tindih berebut tempat
    Dgn segala ketulisan
    Aq melambai tangan suka cita
    Walau sedikit terlambat
    Lebih baik dari tak sama sekali
    Jgn hakimi takdir..
    Semua dunia butuh hidup yg berjalan normal
    Walaupun rinduku carut marut
    Tapiku tau artimu di sisiku
    Guru!!
    Aku adalh dunia yang kau ajarkan beribu makna
    Yg kehilangan nama
    Salam buat wangi tak lagi mawar..

    ReplyDelete
  2. Apenk,

    tengkiu ailapyu betmen poreper..

    jabat-erat!

    ReplyDelete

SILAHKAN TINGGALkAN TANGGAPAN DI SINI