Setelah sukses menggelar Mengenang 4th
Kepergian Pramoedya Ananta Toer tanggal 28 April baru lalu, Komunitas Planet
Senen kembali menggelar kegiatan 'Aceh Membaca Jakarta' dengan tajuk
Pertunjukan Kakilima Fikar W. Eda dan Mustafa Ismail .
Pertunjukan yang disebut dengan Bukan Sulap
Bukan Sihir ini digelar Selasa ( 11/5), pukul 15.00-18.00 WIB, bertempat di
Plaza Taman Monumen Patung TEKAD MERDEKA Gelanggang Remjaja Jakarta Pusat. Tepatnya
depan Stasiun Besar Pasar Senen, Jalan Stasiun Senen No1 Jakarta Pusat.
Direktur Program Komunitas Planet Senen, Irman
Syah, mengatakan, acara ini akan ditonton oleh ragam masyarakat Senen yang
berada di seputar stasiun, terminal dan pasar senen, antara lain; pedagang,
calo, pengamen, gembel, waria, pengemis, pengunjung taman serta para undangan
yang sengaja disebar: seniman, aktivis, budayawan, pejabat, pengamat seni dan
sebagainya.
Acara ini diharapkan mampu memberikan edukasi
kreagtif bagi masyarakat Senen dan bermakna bagi kehidupa mereka ke depan.
Tampil dalam acara ini kesenian tradisional aceh, Tari, Didong, Dektek, dan Pm
Toh. Selain itu juga ada Taufik, Nilawati, Devie s, Anjongan Aceh TMII dengan
50 orang penari, katanya.
Acara yang digelar di ruang publik ini akan
menjadi semarak dengan respon penonton sebagaimana pertunjukan tradisi pada
umumnya; tepuk tangan, teriakan, sambil makan kacang dan minum kopi lewat
pedagang kaki lima yang biasanya mangkal untuk menunggu kereta masuk di seputar
taman.
Kondisi seperti itu, lanjut Irman Syah, sesuai dengan
konsep Komunitas Planet Sennen, bagaimana ruang publik mampu menjadi ruang kultural
lewat bahasa kesenian dengan masyarakat terlibat di dalamnya.
Hadir juga dalam acara penting ini Wina Sw1,
penyair perempuan asal Aceh yang sedang studi di Jepang. Irman Syah
berharap acara ini mampu membangun keharmonisan bangsa serta menjunjung tradisi
dan budaya daerah.
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2010/05/08/0523029/pertunjukan-aceh-membaca-jakarta.

No comments:
Post a Comment
SILAHKAN TINGGALkAN TANGGAPAN DI SINI